Setelah sekian lama fakum, baru tergelintir jari untuk mengetik dan hati ingin bercerita. Sebetulnya karena tidak ada sandaran untuk berkeluh kesah alhasil cerita melalui kata-kata. Sekarang aku sudah menikah, hampir menginjak usia pernikahan kurang lebih 4 tahun. Alhamdulillah senantiasa diberi kesabaran dalam menjalani ujian demi ujian dalam kehidupan dimulai dari segi ekonomi maupun masalah emosi hati. Aku ingin bercerita tentang hati seorang wanita. Katanya seorang istri yang sejati dia tidak akan pernah atau peduli dengan apa yang di berikan suaminya mau di berinafkah atau tidak, mau di bantu atau tidak mau berkomunikasi atau tidak istilah lainnya mungkin masa bodo. Apakah pemikiran seperti ini benar adanya atauukah sebaliknya hal itu salah? Saat ini hatiku sedang gundah gelisah, dengan masalah hati. Dulu hati ini biasa saja mungkin kasih sayang yang aku berikan pun pada suami adalah keterpaksaan karena keadaan keterikatan hubungan pernikahan. Kin sudah hampir 4 t...
Posts
Rasa hati
- Get link
- X
- Other Apps
Rasa hati itu adalah perwujudan cinta Ketika aku melihatmu ada getaran yang beda Ketika jauh darimu khatirpun melanda Kesusahanmu menjadi beban dalam hidupku Rasa hati itu Ketika rasa ingin memiliki Tak memandang pada materi Tak memandang pada fisik Tak memandang apa yang ia punya dan miliki Tapi hati berkata aku memilihmu Dengan segala apa yang kau miliki Siap dengan segala kemungkinan Senang susah sedih dan bahagia Asalkn aku memilikimu Asalkan aku selalu bersamamu
Permainan tepuk
- Get link
- X
- Other Apps
Tepuk bagian-bagian rumah Tepuk bagian-bagian rumah prok3x Di samping ada dinding prok 3x Di bawah ada lantai prok 3x Di atas ada atap prok 3x Didepan ada jendela prok 3x Masuk rumah...lewat pintu... Ketuk 2x ...Assalamu'alaikum Tepuk ikan kembung Tepuk ikan kembung prok 3x heuupppp (sambil mulut di kembungkan) Tepuk nyamuk Tepuk nyamuk prok 3x ngiung 2x ngiung 2x hap (tangan sambilmenangkap anak)
Melepaskan
- Get link
- X
- Other Apps
Ah sudahlah… Takdir berkata lain Lupakan saja Mentari kembali terbit esok hari Kumbang tak satu Bungapun tak setangkai Ah sudahlah… Jangan biarkan hatimu mati Biarkan asa mu kembali bergejolak Lepaskan saja Jangan biarkan ia mengendap Yakinlah kepada sang pemilik hati Ah sudahlah… Jangan biarkan dirimu terlena Dengan bayangan dalam kehampaaan Terbanglah ke angkasa Biarkan sayapmu membawa pergi Arungilah samudera Kau akan menemukan pengganti Cikalongwetan, 31 September 2019
BUNGA YANG LAYU
- Get link
- X
- Other Apps
Kaki mungil berlari dengan cepat Melawan arah angin jalan sang kholik Ketika rasa lelah mulai memuncak Mentari petang tiadalah bersinar Cucuran keringat yang tak berguna Membabi buta suasana hati yang redup Tuhan…. Peluk aku sebentar Rasa lelah tak pernah kurasa walau tenggorokan merasa haus Rasa letih tak ku undang walau datang membuat pedih Aku tersudut dalam rasa kebosanan Nafasku sesak dengan diri yang penuh dengan kemunafikan Waktu mengekang sehingga diri tak bisa bergerak Tuhan…. Semakin jauh aku dengan kalam-Mu Semakin lupa aku akan waktu yang telah di berikan oleh-Mu Semakin merasa kurang aku atas karunia-Mu Tuhan… Peluk aku lagi Jaga selalu hati ini agar senantias ingat kepada-Mu Cikalongwetan, 31 Agustus 2019